Warga menunjuk dinding turab Kali Sengon yang ambrol

Pancoranmas, inidepok.com – Diguyur hujan lebat, turab kali Sengon yang berada di jalan H. Haidi Kampung Sengon Pancoranmas Depok jebol, Selasa (22/9/2020).

Menurut Agus, salah seorang warga, turab Sengon itu sudah lama diusulkan ke Pemerintah Kota Depok untuk diperbaiki.

Namun hingga kini, upaya perbaikan tak kunjung dilaksanakan oleh dinas terkait, yang dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

“Saat hujan lebat yang mengguyur pada Selasa malam, turab Kali Sengon yang dibangun saat kepemimpinan Nur Mahmudi Ismail ini ambrol sekira pukul 24.00 wib”, ujar Agus.

Senada dengan Agus, Mamat warga Rt 8 RW 10 Pancoranmas juga menambahkan bahwa kerusakan dinding turab kali Sengon sudah lama dilaporkan ke Dinas terkait (DPUPR).

Akibat tak kunjung diperbaiki, lanjut Mamat, kerusakan dinding turab semakin parah saat adanya pembangunan jembatan Sengon.

Menurut Mamat, alat berat yang digunakan untuk membangun Jembatan Sengon justru membuat tembok turap terlepas dari tanah.

“Hal itu sebenarnya sudah lama  dilaporkan ke Pemkot Depok, tetapi petugas yang datang ke lokasi hanya mengukur-ukur doang. Setiap tahun diukur. Akhirnya keburu Covid-19,” ujar Mamat dengan nada kecewa.

Terpisah, Muhidin (43) dan sejumlah warga Kampung Sengon berharap agar Pemerintah Kota Depok bisa segera memperbaiki tembok dan turap yang jebol tersebut.

Sebab, bila tidak segera diperbaiki, maka dipastikan wilayah itu akan kebanjiran bila hujan deras sedang mengguyur.

“Kalau sudah banjir, warga pada ngungsi. Memang daerah sini jadi langganan banjir bila sedang diguyur hujan deras,” ungkap Muhidin.

Selain perbaikan turab kali Sengon, ternyata warga RT 8 RW 10 Pancoranmas juga mendesak Pemkot Depok untuk menepati janjinya, yakni betonisasi jalan setapak di RT08/10, Jalan Pindahan RW 10 dan Jalan Kramat Asem, tepatnya di Masjid Attaqwa RW 16 dan RW 19.

“Saat itu, pak Idris janji kalau dia jadi walikota, lokasi-lokasi tersebut akan diperbaiki. Tetapi sampai 5 tahun sejak dia menjabat jadi Walikota, ternyata tidak ada upaya perbaikan yang dilakukan hingga saat ini”, beber Muhidin kecewa.

Hendrik Tangke Allo (HTA) Wakil Ketua DPRD Depok

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo (HTA) menegaskan bahwa Pemerintah Kota Depok melalui Dinas PUPR bisa segera melalukan perbaikan turab kali Sengon dengan menggunakan alokasi dana Biaya Tak Terduga (BTT) untuk bencana.

Menurutnya, proses penggunaan dana BTT pun cepat dan tidak berbelit-belit. RT/RW di lingkungan itu bisa mengambil foto lokasi turab yang jebol untuk diajukan ke Dinas PUPR.

“Kalau perlu, saya akan bantu dengan memberikan rekomendasi supaya bisa segera diperbaiki oleh Dinas PUPR”, tegas HTA saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (23/9/2020) malam.

(Penulis  : M. Ferry Sinaga)

 667 total views,  1 views today