DEPOK, inidepok.com – Rumahsakit Puri Cinere masih melakukan pungutan biaya kepada pasien Covid 19, padahal sebagai rumahsakit rujukan untuk penanganan covid dilarang untuk memungut biaya.

Di Depok sendiri selain RS Puri Cinere masih ada delapan rumahsakit rujukan untuk penanganan Covid, diantaranya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, RS Melia Cibubur, RS Hermina, RS Mitra Keluarga, RS Bhayangkara Brimob, RS Tugu Ibu, RS Bunda Margonda, dan RS Universitas Indonesia

Penetapan itu, sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 445/Kep.224-Dinkes/2020 tentang perubahan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 445/Kep.186-Dinkes/2020.

Tentunya, hal ini bertolak belakang dengan pernyataan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo, yang menyatakan bahwa RS rujukan untuk penanganan covid tidak boleh memungut biaya.

Bahkan, untuk bisa dirawat di RS Puri Cinere, pihak rumahsakit meminta kepada pasien untuk membayar uang muka sebesar Rp 16.500.000.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Direktur RS Puri Cinere, Indra, membenarkan adanya pemungutan biaya itu.

“Memang sejak Maret 2020 hingga 26 Januari 2021, kami meminta biaya perawatan kepada pasien covid yang mau dirawat,” ujar Indra, Sabtu (6/2).

Ditambahkan dia, bahwa uang muka sebesar Rp 16.500.000 untuk biaya sewa kamar selama 10 hari perawatan. (Fred/Dea)

 696 total views,  2 views today