Gagal Masuk ke SMPN 4 Depok, Anak Tukang Seblak Ini Hanya Bisa Melamun di Rumah

Inidepok, Sukmajaya – Sangat prihatin yang dialami orangtua siswa, AY (34) warga Jl. Lingkungan Cipayung, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok. Pasalnya, sampai saat ini, anaknya yang berinisial ZPV terancam putus sekolah.

AY mengaku hanya mendaftarkan anaknya (ZPV) ke Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 (SMPN 4) Kota Depok melalui jalur Zonasi Reguler pada Kamis (4/7/2019).

Meski jarak dari rumah ke sekolah tidak terlalu jauh, namun ZPV tidak diterima di sekolah impiannya tersebut.

“Anak saya nilainya memang tidak begitu bagus. Tapi kalau pakai zonasi reguler, jarak dari rumah ke sekolah sangat dekat,”  kata AY, Kamis (18/7/2019).

AY yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang makanan siap saji (Seblak – red) di kawasan Jalan Tole Iskandar hanya bisa pasrah.

Ay mengaku sedih saat nama anaknya tidak diterima di SMPN 4 Depok pada saat pengumuman PPDB tahun ajaran 2019 – 2020.

“Saya pasrah saja, tapi saya sedih dan takut anak saya nantinya juga jadi seperti saya tukang Seblak,” ungkapnya sambil menangis.

Kini, ZPV hanya bisa duduk termenung dirumah kontrakannya dan berharap bisa bersekolah di SMPN 4 bersama dengan teman temannya.

ZPV mengaku bahwa impiannya untuk bisa bersekolah di SMPN 4 Depok telah pupus. Ia juga tidak mau melanjutkan sekolah, selain ke SMPN 4 Depok.

Mendengar hal ini, beberapa wartawan media online lokal di kota Depok mencoba untuk mengkonfirmasikan hal tersebut ke kepala SMPN 4.

Namun berkali kali didatangi, Kepala Sekolah selalu tidak berada di tempat. Beberapa staf di sekolah itu mengatakan bahwa tidak memgetahui keberadaan kepala sekolahnya.

Ruang kerja Kepala Sekolah juga selalu tertutup dan tidak terlihat adanya aktivitas sebagaimana mestinya.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Depok M. Thamrin yang dikonfirmasi terkait hal ini juga belum memberikan respon.

Hingga berita ini dimuat, pesan singkat WhatsApp yang dikirim ke telepon selulernya belum juga dibalas.

163 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini