Hamzah, Sekretaris Partai Gerindra Kota Depok

Tapos, inidepok.com – Sekretaris Partai Gerindra Kota Depok, Hamzah menilai bahwa pembangunan Kota Depok yang dilakukan selama lima tahun belakangan ini dinilai masih belum merata.

Salah satu tim perumus 10 program unggulan Pradi-Afifah ini juga mengungkapkan bahwa anggaran pembangunan yang selama ini dikelola melalui kelurahan (Musrenbang, red) dinilai tidak mencerminkan prinsip-prinsip keadilan.

Menurutnya, konsep pembangunan yang selama ini dijalankan di Kota Depok boleh dibilang tidak adil. Bisa jadi malah setiap tahun ada RW yang tidak kebagian jatah pembangunan di wilayahnya”, ujar Hamzah, Sabtu (19/9/2020).

Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Depok ini juga mengungkapkan bahwa selama ini Pemerintah Kota Depok mengalokasikan dana pembangunan melalui kelurahan sebesar Rp 2,7 miliar.

Padahal, jumlah RW di setiap kelurahan kan berbeda-beda. Ada yang 1 kelurahan terdiri dari 8 RW, 15 RW, bahkan ada yang 30 RW. Jadi dengan alokasi dana sebesar itu, pembangunan di tingkat RW bisa dikatakan jomplang dan tidak merata.

“Untuk itu saya ingin mengajak masyarakat memenangkan pasangan Pradi – Afifah di Pilkada Depok tahun 2020 ini supaya 10 program yang menjadi unggulan dapat dilaksanakan, termasuk pembangunan yang merata di setiap RW yang ada di Kota Depok”, pungkas Hamzah mengakhiri.

Berikut 10 Program Unggulan Pradi – Afifah di Pilkada Depok Tahun 2020

1. Alokasi hingga Rp 500 juta untuk pembangunan di setiap RW di Kota Depok;

2. Penyedia angkutan massal & integritas transportasi Depok dengan Jabotabek untuk mengurangi kemacetan di bawah pengelolaan BUMD Tranportasi;

3. Setiap warga berhak mendapat pelayanan kesehatan gratis di kelas III RSUD dan Puskesmas cukup dengan menunjukkan KTP Elektronik Depok;

4. Meningkatkan insentif untuk RT, RW, LPM, Kader Posyandu & Posbindu;

5. Layanan pembuatan dokumen kependudukan dan perizinan dilakukan satu atap dengan cepat dan bebas pungli;

6. Pasar Sehat dan Modern di setiap Kecamatan;

7. Mencetak 10.000 pengusaha baru;

8. Membangun Pusat Kebudayaan Daerah;

9. Insentif Siswa Berprestasi dan Siswa dari Keluarga Ekonomi Tidak Mampu;

10. Mendorong ekonomi kerakyatan dan UMKM dengan membangun pusat logistik dan bekerjasama dengan online marketing place.

(Penulis : M. Ferry Sinaga)

 611 total views,  3 views today