Calon Walikota - Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna - Afifah Alia

Cilodong, suaradepok.com – Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriyatna- Afifah Alia kembali mendapat dukungan dari beberapa elemen masyarakat.

Kali ini, dukungan itu datang dari perkumpulan masyarakat yang tergabung di dalam Ikatan Pemuda Rantau Sumatera Utara (IKAPASU) dan perkumpulan Pemuda Batak Cilodong yang sebagian besar merupakan anggota dari ormas DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB).

Dari keterangan tertulisnya, Sekjen IKAPASU, Liston Barimbing mengatakan bahwa pasangan Pradi – Afifah unggul di beberapa survey yang dilakukan jelang Pilkada tahun 2020.

Liston menilai, naiknya elektabilitas Pradi-Afifah disebabkan masyarakat rindu akan kepemimpinan baru yang tegas, transparan dan bebas dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

“Kiprah Pradi di pemerintahan dan partai sudah tidak diragukan lagi. Beliau adalah pemimpin yang berprestasi dan amanah. Selain itu, masyarakat Kota Depok saat ini juga sangat merindukan pemimpin yang memiliki komitmen untuk melayani rakyat”, ujar Liston.

Untuk itu, lanjut dia, Ikapasu akan terus mengawal dan memenangkan Pradi-Afifah di Pilkada Depok 2020 sebagai bentuk komitmen kami dalam mewujudkan perubahan di Kota Depok.

“Dari beberapa lembaga survei, pasangan nomor urut satu ini selalu unggul dari paslon lainnya di Kota Depok,” kata Sekjen IKAPASU, Liston Baringbing dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/10).

Liston menilai, naiknya elektabilitas Pradi-Afifah disebabkan masyarakat rindu akan kepemimpinan baru yang tegas, transparan dan bebas korupsi.

Toleransi Beragama

Terpisah, Penasehat Laskar Depok yang juga selaku pengurus Pimpinan Anak Cabang Pemuda Batak Bersatu Cilodong, MT. Donnie Sinaga mengatakan bahwa pasangan Pradi-Afifah dinilai lebih toleran terhadap pemeluk agama lain.

Donnie berharap, jika pasangan Pradi-Afifah memimpin Kota Depok, tidak ada lagi masyarakat pemeluk agama lain (non muslim) yang mendapat tindakan diskriminasi saat akan menjalankan ibadah sesuai keyakinan yang dianutnya.

“Agama yang kami anut (Kristen) adalah sah diakui oleh pemerintah. Tetapi pada kenyataannya, masih banyak saudara-saudara kami yang mendapatkan perlakuan diskriminasi saat akan menjalankan ibadah. Kami berharap, pasangan Pradi-Afifah dapat membawa perubahan nyata, terutama dalam hal kebebasan beribadah bagi saudara-saudara kami”, harap Donnie, Sabtu (24/10/2020).

Sebagai informasi, pasangan Pradi-Afifah diusung oleh partai Gerindra, PDI Perjuangan, Golkar, PSI, PKB dan PAN. Selain itu, ada juga partai non parlemen seperti Perindo, Nasdem, PBB dan Hanura yang ikut mendukung pasangan calon dengan nomor urut satu ini.

Berdasarkan hasil suvei Democracy And Electoral Empowerment Patnership (DEEP), sebesar 43,2 persen responden memilih pasangan Pradi-Afifah. Sementara pasangan Idris-Imam mendapatkan dukungan suara sebanyak 36,4 persen.

(Penulis : M. Ferry Sinaga)

 2,329 total views,  2 views today