Maket RSUD Depok wilayah Timur

Balaikota, inidepok.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan melanjutkan pembangunan RSUD wilayah Timur yang berlokasi di RT 05 RW 04 Kelurahan Cimpaeun Kecamatan Tapos, Depok.

Saat ini, proses lelang pembangunan RSUD (Tahap II) itu sudah mulai ditayangkan di situs LPSE Kota Depok dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp 115 miliar.

RSUD Depok wilayah Timur sendiri dibangun diatas lahan seluas 9.811 meter persegi dan dirancang untuk tahan terhadap guncangan gempa hingga 9,5 magnitudo.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, RSUD wilayah timur akan dibangun setinggi tujuh lantai.

Di lantai dasar, area parkir mobil semi basement. Kemudian di lantai 1 digunakan untuk ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD). Untuk lantai 3 dan 4, digunakan sebagai ruang pelayanan. Di lantai 5-6 kamar perawatan, dan untuk lantai 7 atap.

“Untuk ketersediaan kamar kelas 1 ada 80 kamar, kelas 2 ada 18 kamar, kelas 3 ada 60 kamar, VIP ada 2 kamar dan untuk kamar khusus isolasi ada 4 fasilitas tempat tidur”, ungkap Project Manager PT Brantas Abipraya, Borsak Sitanggang.

Lebih jauh Borsak mengatakan, pembangunan RSUD Depok Wilayah Timur (Tahap I) telah selesai dilaksanakan selama 240 hari (8 bulan), terhitung mulai 28 April 2020 hingga 23 Desember 2020.

“Pekerjaan di tahap pertama, berupa struktur dan kulit luar bangunan. Untuk pekerjaannya sendiri hanya berkisar 40 persen dari total bangunan yang ada. Sedangkan pada tahap kedua nanti, akan menyelesaikan 60 persen dari sisa pekerjaan yang ada,” ungkap Borsak.

Borsak juga mengungkapkan, Pembangunan RSUD Depok wilayah Timur (Tahap I) dilaksanakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) dengan nilai penawaran kontrak sebesar Rp 93.541.144.802,08.

Baca Juga : RSUD Depok Wilayah Timur (Tahap I) Segera Dibangun, Penawaran Rp 93,5 M

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Tata Bangunan di Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok, Suwandi membenarkan bahwa saat ini pihaknya telah melelangkan proyek lanjutan pembangunan RSUD Depok wilayah Timur, tahap ke-II.

“Jika proses lelangnya berjalan lancar, Insya Allah pekerjaan tahap ke II itu akan mulai dilaksanakan pada awal Mei 2021 mendatang. Dan untuk waktu pelaksanaan pekerjaan, kurang lebih sama dengan yang tahap I”, pungkas Suwandi menjelaskan, Selasa (16/3/2021).

(Penulis : M. Ferry Sinaga)

 717 total views,  1 views today