Penampakan sepatu PDL Damkar yang dibeli menggunakan dana APBD tahun 2018. Sepatu ini jauh dari kata safety karena tidak dilindungi lapisan besi dibagian depan dan bawah sepatu (Double Safety)

Kota Kembang, inidepok.com – Alokasi dana pembelian Sepatu PDL di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok dicurigai.

Pasalnya, berdasarkan data dan informasi yang dihimpun media ini, diketahui bahwa jumlah pembelian sepatu dan harga satuan yang dianggarkan (untuk pembelian, red) sangatlah tidak wajar.

Dari data yang ada, diketahui bahwa pada tahun 2018, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok mengalokasikan dana APBD sebesar Rp 199.750.000,- untuk pembelian 235 Pasang Sepatu PDL.

“Jika dihitung dengan seksama, berarti harga satu pasang sepatu PDL di Dinas Damkar Depok tahun 2018 adalah sebesar Rp 850.000 (Rp 199.750.000 : 235 Pasang)”, ujar MT. Donnie SN, salah seorang pengamat anggaran Pemerintah dan juga wartawan senior di Kota Depok, Minggu (21/3/2021).

Alokasi dana pembelian sepatu PDL Damkar tahun 2018

Lebih jauh dikatakan Donnie, jika dilihat dari mahalnya harga pembelian sepatu PDL tersebut, setidaknya kualitas barangnya juga harus diatas rata-rata.

Alokasi dana untuk pembelian sepatu PDL Damkar tahun 2018

“Di beberapa situ jual beli online kan bisa juga dilihat. Seperti apa sih spesifikasi sepatu PDL seharga Rp 850 ribu (satu pasang) ?. Jika ternyata sepatu yang dibagikan kepada anggota Damkar tidak sesuai dengan standar Safety, maka hal ini patut dicurigai adanya dugaan markup ataupun korupsi dana pembelanjaan barang tersebut”, duga Donnie.

Penelusuran

Dari penelusuran tim inidepok.com, didapati spesifikasi sepatu PDL Safety seharga Rp 850 ribu-an yang dijual di toko-toko online adalah sebagai berikut :

– Bahan Kulit Sapi Asli Kualitas no 1,
– Kualitas Import,
– Motif Kulit Polos,
– Tinggi 24,5 cm,
– Dengan Besi Pengaman Double Kuat Menahan Beban Hingga 1,2 ton (Lapisan besi di bagian ujung depan sepatu dan lapisan plat besi dibagian bawah sepatu),
– Sol Anti Selip / Oil Resistance dari Karet Empuk
– Lapisan Dalam Busa Marimes Menyerap Keringat Jadi Sangat Nyaman Dipakai
– Sol Di Lem Dan Sudah Dijahit Memutar, Jadi Sangat Kuat

Sementara berdasarkan informasi yang diterima dari beberapa sumber di lingkungan Damkar, mengungkapkan bahwa sepatu yang diterima sejumlah anggota Damkar pada tahun 2018 itu jauh dari kata safety.

Pasalnya, sepasang sepatu PDL dengan harga Rp 850 ribu yang dibagikan kepada anggota Damkar tidak ada pelindung besi (double safty).

Besi pengaman dibagian depan sepatu yang fungsinya untuk menahan beban (contoh reruntuhan) hingga 1,2 ton pun tidak ada.

Tak hanya itu. Sepatu seharga Rp 850 ribu itu juga tembus paku karena tidak ada lapisan plat besi dibagian bawahnya.

“Dibagian depan sepatu tidak ada lapisan besi. Trus kalau menginjak paku, sepatu PDL ini juga tembus karena dibagian bawahnya tidak dilapisi plat besi”, ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.

Lebih jauh sumber mengungkapkan, dalam setahun anggota Damkar biasanya mendapat “jatah” pembagian sepatu dan seragam lapangan sebanyak dua kali.

Alokasi Dana Pembelian Tahun 2021

Pada tahun 2021 ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok kembali mengalokasikan dana APBD untuk pembelian Sepatu Safety PDL.

Tak tanggung-tanggung. Dinas dibawah pimpinan Gandara Budiana itu diketahui mengalokasikan dana sebesar Rp 130.150.000,- untuk membeli 137 pasang sepatu safety PDL.

Alokasi dana pembelian Sepatu PDL Safety Damkar tahun 2021

Jika dikalkulasi (alokasi dana dan jumlah sepatu yang dibeli) berarti harga pembelian untuk satu pasang sepatu safety PDL itu adalah senilai Rp 950.000,-. Seperti apakah penampakannya ? Kita tunggu saja hasil investigasi selanjutnya.

Hingga berita ini dimuat, belum ada tanggapan resmi dari Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Gandara Budiana.

Tim inidepok.com akan terus mengkonfirmasi dan meminta tanggapan terkait dugaan markup (korupsi, red) dalam pembelian sepatu PDL tahun 2018 tersebut. (Merlin S)

 2,567 total views,  4 views today