Ini Depok

Luar Biasa! Lebih dari 36 Ribu Siswa Berebut Kursi Madrasah Unggulan, Kemenag: Bukan Lagi Sekolah Alternatif

Redaksi
2 menit baca
Luar Biasa! Lebih dari 36 Ribu Siswa Berebut Kursi Madrasah Unggulan, Kemenag: Bukan Lagi Sekolah Alternatif
Tinjauan Lapangan Dirjen Pendis di MTsN Surakarta 1

​Surakarta (inidepok.com) — Tren minat pelajar menempuh pendidikan di madrasah unggulan menunjukkan lonjakan signifikan. Seleksi Nasional Murid Baru (SNMB) Madrasah Unggulan Tahun Ajaran 2026/2027 resmi mencatat sebanyak 36.973 pendaftar hingga penutupan masa registrasi.

​Penerapan sistem digital sepenuhnya tahun ini menunjukkan efisiensi tinggi. Data Kemenag mengonfirmasi bahwa seluruh peserta telah menuntaskan unggah berkas daring tanpa ada dokumen yang tertinggal di status draft.

​Dari total puluhan ribu pendaftar, mayoritas siswa memilih jalur kompetisi terbuka:

​Jalur Tes: 36.126 pendaftar.

​Jalur Prestasi: 404 pendaftar.

​Seleksi berbasis Computer Based Test (CBT) ini dilaksanakan serentak selama dua hari, Sabtu-Minggu (14-15 Februari 2026), di berbagai titik lokasi di Indonesia.

​Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, saat meninjau langsung pelaksanaan CBT di MAN 1 Surakarta dan MTsN Surakarta 1, menegaskan pergeseran paradigma masyarakat terhadap madrasah.

​"Madrasah saat ini tidak lagi menjadi alternatif, tetapi sudah menjadi pilihan utama. Kepercayaan publik/masyarakat terhadap kualitas pendidikan madrasah unggulan terus meningkat setiap tahunnya," ujar Amien.

​Beliau juga menekankan pentingnya integritas dalam seleksi ini. Menurutnya, madrasah dirancang untuk mencetak generasi yang unggul secara IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) namun tetap kokoh dalam IMTAK (Iman dan Takwa).

​Senada dengan hal tersebut, Direktur KSKK Madrasah, Nyayu Khodijah, menjamin bahwa seluruh proses seleksi—baik jalur prestasi maupun CBT—berjalan secara transparan melalui sistem digital terintegrasi.

​Nyayu menambahkan bahwa keunggulan kompetitif madrasah terletak pada nilai tambah berupa pendidikan akhlak dan pendalaman agama yang menjadi modal kuat pembangunan bangsa.

​Tingginya jumlah pendaftar tahun 2026 ini kian memperkokoh posisi madrasah sebagai lembaga pendidikan yang seimbang antara capaian akademik dan pembentukan karakter mulia.

Berikut Statistik Seleksi MAN Unggulan tahun 2026:

Stastistik Lokasi CBT:

214 Lokasi Test.

Statistik Asal Peserta:

a. 3.457 Siswa SMP Negeri

b. 9.811 Siswa SMP Swasta

c. 5.602 Siswa MTs Swasta

d. 18.013 Siswa MTs Negeri

Gender Peserta:

a. 14.750 Laki-laki

b. 22.223 Perempuan

Jumlah Pendaftar terbanyak MAN IC:

a. 6679 MAN IC Kota Pekalongan

b. 3844 MAN IC Serpong

c. 1964 MAN IC Ogan Komering Ilir

Jumlah Pendaftar Terbanyak MAN PK:

a. 2003 MAN PK Solo

b. 905 MAN PK Yogyakarta

c. 431 MAN PK Kota Padang Panjang

Jumlah Pendaftar Terbanyak MA Kejuruan Negeri:

a. 346 MAKN Ende NTT

b. 184 MAKN Bolaangmondow

c. 94 MAKN Seram Bagian Timur

Jumlah Pendaftar Terbanyak MAN Program Unggulan Nasional:

a. 1675 MAN 2 Kota Malang

c. 1422 MAN 4 Jakarta Selatan

d. 1061 MAN 2 Kudus Jawa Tengah

Bagikan:

Redaksi

Penulis di Ini Depok. Menghadirkan berita terkini dan terpercaya untuk pembaca setia.

Berita Terkait

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!