Kabid Penanggulangan Bencana Deni Romulo (Depan) dan Kabid Operasional Pemadam Kebakaran Welman Naipospos usai menjalani pemeriksaan

Kota Kembang, inidepok.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok kembali memeriksa tiga orang ASN di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan terkait dugaan korupsi pengadaan Sepatu PDL dan pemotongan biaya insentif Dana Covid-19, Jumat (23/4/2021).

Ketiga ASN itu antara lain Kabid Operasional Pemadam Kebakaran Welman Naipospos, Kabid Penanggulangan Bencana Deni Romulo dan salah seorang Staf Administrasi bernama Erwin.

Baca Juga : Kasus Dugaan Markup Pembelian Sepatu PDL Damkar Dilaporkan ke Kejari Depok

Usai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 13.00 Wib, Deni Romulo dan Welman Naipospos terlihat menghindari wartawan dan bergegas pergi meninggalkan gedung Kejaksaan.

Kasi Intel Kejari Depok Herlangga Wisnu Murdianto yang dikonfirmasi terkait pemanggilan ketiga ASN itu mengatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi terkait dugaan kasus korupsi pengadaan sepatu PDL dan Pemotongan Biaya Insentif dana Covid 19.

“Untuk hasil pemeriksaannya, kami tidak bisa sampaikan saat ini karena sudah masuk di materi pemeriksaan”, ujar Herlangga.

Meski demikian, Herlangga menegaskan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya (Kejaksaan) akan memberikan kesimpulan dari hasil penyelidikan terkait kasus tersebut.

Baca Juga : Parah !!! Sepatu PDL Damkar Seharga Rp 850 ribu, Ternyata Seperti Ini Kualitasnya

Sebagai informasi, hingga saat ini Kejaksaan Negeri Kota Depok telah memeriksa 21 orang saksi terkait dugaan korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok.

(Penulis : Tim JBKD)

 2,218 total views,  3 views today