Balaikota, inidepok.com – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 merilis penambahan kasus konfirmasi positif pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota Depok.

Dari rilis resmi yang dikeluarkan pada Kamis 27 Agustus 2020, tim Gugus Tugas menegaskan bahwa penambahan kasus positif covid-19 itu terjadi pada dua orang ASN yang bertugas di Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) serta satu orang ASN yang bertugas di Kecamatan Sukmajaya Depok.

Tak hanya itu, tim Gugus Tugas juga menegaskan bahwa istri Walikota Depok yang saat ini menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Depok, Elly Farida dinyatakan positif terjangkit virus Covid-19.

Diduga, Elly terjangkit virus covid-19 setelah melakukan kontak dengan salah seorang ASN yang bertugas di Kecamatan Sukmajaya Depok.

Berdasarkan hasil Swab PCR, Elly dinyatakan positif dan langsung ditangani secara medis sementara Wali Kota Depok Mohammad Idris dinyatakan negatif Covid-19.

Saat ini, ke empat orang yang dinyatakan positif covid-19 itu sudah di isolasi di rumah sakit khusus penanganan covid-19.

Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana membenarkan informasi tersebut.

Menurutnya, informasi terkait penambahan kasus posotif covid-19 yang menjangkiti beberapa ASN di Kota Depok itu adalah benar.

“Iya. Itu rilis resmi dari tim Gugus Tugas”, ujar Dadang Wihana melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (27/8/2020).

Untuk mencegah penyebaran virus, lanjut Dadang, tim gugus tugas juga sudah melakukan beberapa upaya pencegahan.

Pertama, menutup sementara operasional kedua kantor (DPAPMK dan Kecamatan Sukmajaya) terhitung mulai tanggal 26 Agustus 2020 sampai dengan 1 September 2020 serta melakukan upaya penyemprotan cairan disinfektan di kedua kantor tersebut.

Kedua, seluruh staf dan karyawan di kedua kantor tersebut dihimbau untuk melakukan isolasi mandiri serta bekerja dari rumah dan melakukan swab PCR.

Ketiga, melakukan tracing kasus dan swab PCR terhadap seluruh kontak erat dimulai hari ini, Kamis 27 Agustus 2020.

Ke empat, bagi warga yang merasa melakukan kontak erat dan belum dihubungi oleh tim tracing atau puskesmas, agar dapat melapor diri ke puskesmas atau mengisi google form di alamat : http://bit.ly.SwabTestDinkes2020 agar segera dilakukan rapid test atau swab PCR.

Sebagai informasi, berdasarkan data terakhir (hari ini), jumlah kasus positif Covid-19 yang dilaporkan Pemerintah Kota Depok sudah mencapai 2.013 kasus (Tertinggi di Jawa Barat).

Dari jumlah itu, sebanyak 596 di antaranya kini sedang ditangani, baik isolasi mandiri maupun dirawat di rumah sakit. Sisa 1.347 lainnya dinyatakan pulih, sedangkan 70 pasien meninggal dunia.

(Penulis : M. Fery Sinaga)

 533 total views,  1 views today